Hadits-Hadits Terkait Dengan Ibadah Aqiqah

Aqiqah disyariatkan dengan ucapan dan perbuatan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa salam yang antara lain:

  1. Hadits Salman bin Amir adh-Dhabbiy, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Beserta kelahiran seorang anak (disyariatkan aqiqah), maka tumpahkanlah darah untuk anak itu, dan hilangkanlah yang mengganggunya (cukurlah rambutnya).”
  2. Hadits Samurah bin Jundab, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan hewan aqiqah pada hari ketujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama pada hari itu.”
  3. Hadits Ummu Kurz al-Ka’biyyah, ia mengatakan bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Anak laki-laki aqiqahnya dua ekor kambing yang setara, sedangkan anak perempuan satu ekor kambing”
  4. Hadits Ummu Kurz al-Ka’biyyah dalam riwayat yang lain, ia bertanya kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam mengenai aqiqah, maka beliau berkata: “Untuk anak laki-laki aqiqahnya dua ekor kambing sedangkan untuk anak perempuan satu ekor kambing. Tidak mengapa, apakah kambing-kambing itu jantan atau betina.”
  5. Hadits Ummu Yazid bin Abdillah al-Muzani (dari ayahnya), ia mengatakan bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Disembelih aqiqah untuk anak laki-laki, dan kepalanya tidak dilumuri dengan darah”
  6. Hadits ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa salam memerintahkan untuk menamai bayi di hari ketujuh setelah dilahirkan, mencukur rambutnya dan menyembelih aqiqah untuknya.
  7. Diriwayatkan dari Amrah dari Aisyah radhiyallaahu ‘anha, ia berkata, “Dahulu di zaman jahiliyah, jika mereka menyembelih aqiqah untuk bayi, maka mereka mencelupkan sepotong kapas dengan darah aqiqah. Lalu ketika mereka mencukur rambut bayi, mereka meletakkan kapas tersebut di kepala bayi. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Gantilah darah tersebut dengan campuran wewangian za’faran dan lainnya.”
  8. Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam menyembelih aqiqah untuk Hasan dan Husain dengan dua domba.
  9. Dari Yusuf bin Mahik, ia berkta, “Kami masuk kepada Hafsah binti Abdirrahman, lalu kemai bertanya tentang aqiqah, lalu ia mengabarkan bahwa Aisyah radhiyallaahu ‘anha telah mengabarkan bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Untuk anak laki-laki dua kambing dan untuk anak perempuan satu ekor kambing.”
  10. Dari Ummu Kurz al-Ka’biyyah, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda mengenai aqiqah: “Untuk anak laki-laki dua kambing yang sama umurnya, dan untuk anak perempuan satu ekor kambing.” Aku bertanya kepadanya, yakni kepada ‘Atha’, “Apa yang dimaksud dengan mukaafi-ataani?” Maka ia menjawab, “Yakni yang semisal (umur) keduanya. Keadaan keduanya jantan lebih disukai daripada keduanya betina.”
  11. Dari Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, ia berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam ditanya tentang aqiqah, maka beliau shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak menyukai ‘uquuq’.” Seakan-akan Rasulullah tidak menyukai penamaan aqiqah. Para shabat berkata, “Kami hanya bertanya kepadamu tentang seseorang di antara kami yang anak nya baru lahir.” Maka beliau shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Barangsiap seseorang dari kalian ingin menyembelih nasiikah (aqiqah) untuk anaknya, maka lakukanlah untuk anak laki-laki dengan menyembelih dua ekor kambing yang sama umurnya, dan untuk anak perempuan dengan seekor kambing.”
  12. Dari Ja’far bin Muhammad dari ayahnya dari kakeknya, dari Ali radhiyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa memerintahkan Fathimah radhiyallaahu ‘anha dengan sabdanya: “Timbanglah rambut Husain, dan bershadaqalah dengan perak seberat rambut tersebut. Dan berikanlah kaki kambing aqiqah kepada bidang (dukun bayi).”
  13. Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallaahu ‘anha bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa salam menyembelih aqiqah untuk al-Hasan dan al-Husain dan beliau bersabda: “Ucapkanlah oleh kalian: Bismillahi wallaahu akbar, allaahumma laka wa ilaika, haadzihii aqiiqatu fulaan (Dengan Nama Allah saya menyembelih aqiqah, dan Allah Mahabesar. Ya Allah, aqiqah ini karena-Mu dan kepada-Mu. Ini adalah aqiqah si fulan).
  14. Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam menyembelih kambing untuk aqiqah al-Hasan, dan beliau bersabda: “Wahai Fathimah, cukurlah kepalanya dan bershadaqalah dengan perak seberat rambutnya.” Ali berkata, “Maka Fathimah menimbangnya, dan beratnya satu atau beberapa dirham.”

Sumber: buku Panduan Praktis Aqiqah berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang disusun oleh Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah

Semoga setelah membaca postingan ini anda menjadi lebih tahu lagi perihal hadits-hadits dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam terkait ibadah aqiqah. Kami siap melayani pengiriman untuk pemesanan paket aqiqah. Gratis antar sejabodetabek dan pembayaran boleh dilakukan setelah pesanan sudah sampe dirumah anda. Hub: 0818-064-50-434 untuk update harga paketan aqiqah dan pemesanan. Testimoni yang sudah pernah menggunakan jasa kami bisa anda lihat di akun instagram: layananaqiqahsejabodetabek.

Ingat, aqiqah itu cuman sekali seumur hidup. Jadi, jangan sembarangan memilih penyedia jasa aqiqah. Pilih saja kami yang sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun.